Info Tata Bahasa

N5 Pelajaran 6: 12/13

Kepemilikan (Penghilangan kata benda)

Struktur

Kata Benda + + (kata benda yang disebut sebelumnya)

Catatan: Kata benda yang disebut sebelumnya dihilangkan.

Rincian

  • Particle

  • Case Marking Particle

  • Standard

Tentang の

Dalam bahasa Jepang, cukup umum untuk menyebut kembali suatu benda yang telah disebutkan sebelumnya tanpa perlu mengulanginya. Hal ini dilakukan dengan menggunakan partikel , mirip dengan cara kerjanya sebagai penanda kepemilikan. Bedanya, dalam pola ini, kata benda setelah biasanya dihilangkan, karena sudah jelas dari konteks atau sudah pernah disebut sebelumnya.

Dalam bahasa Indonesia, kita juga sering melakukan hal serupa. Misalnya, daripada mengulang kata bendanya, kita cukup mengatakan 'punya/milik saya' atau bahkan hanya 'itu punyaku/milikku', jika lawan bicara sudah tahu apa yang dimaksud. Nah, partikel juga berfungsi dengan cara seperti ini.

Dalam contoh-contoh ini, sebenarnya secara tata bahasa tidak salah jika kita tetap menambahkan kata benda yang sama setelah . Namun, seperti yang bisa kamu lihat dari terjemahan bahasa Indonesianya, hal ini justru membuat kalimat jadi terdengar bertele-tele atau tidak alami. Kebiasaan seperti ini dikenal sebagai 'penumpukan kata' atau 'pengulangan kata yang berlebihan' ((かさ)言葉(ことば)) dalam bahasa Jepang, dan dianggap sebagai gaya berbicara atau menulis yang kurang baik. Meskipun begitu, penting untuk diingat bahwa partikel yang dipakai di sini sebenarnya sama persis dengan kepemilikan biasa, hanya saja kata benda setelahnya sengaja dihilangkan karena sudah jelas dari konteks.

Dalam kalimat berikut, kita dapat melihat penggunaan yang cukup umum lainnya, yaitu untuk menunjuk benda yang tidak spesifik secara langsung. Dalam bahasa Indonesia, hal seperti ini kadang kita sampaikan dengan frasa seperti 'yang merah itu' atau 'yang kecil'. Penggunaan seperti ini muncul saat kita menyebut sesuatu yang tidak perlu dijelaskan ulang karena sudah jelas jenis atau kategorinya dari konteks.

Dari sini, kita bisa melihat dengan jelas bahwa pengulangan kata benda sebenarnya tidak diperlukan. Dalam banyak situasi, bahasa Jepang memang cenderung menghindari pengulangan kata yang tidak perlu.

Perhatian

Jangan sampai tertukar antara の - Menyatakan kepemilikan dan の - Nominalisasi. Keduanya memang menggunakan partikel の, tapi fungsinya berbeda. Yang satu untuk menyatakan kepemilikan, sementara yang satu lagi dipakai untuk mengubah kata kerja atau frasa menjadi kata benda.

Sinonim



Contoh

--:--

  • その帽子(ぼうし)(むすめ)(帽子(ぼうし))です

    Topi itu adalah (topi) milik putri saya.

  • あのパソコン(きみ)(パソコン)でしょう

    Komputer itu adalah (komputer) punyamu, bukan?

  • 木綿(もめん)スカーフ(わたし)(スカーフ)です

    Syal katun itu adalah (syal) milik saya.

  • この(ほん)(だれ)((ほん))?」
    先週(せんしゅう)()(きゃく)さん((ほん))。」

    Buku ini (buku) milik siapa?'. 'Ini (buku) milik pelanggan yang datang minggu lalu'.

  • この駐車場(ちゅうしゃじょう)あなた会社(かいしゃ)(駐車場(ちゅうしゃじょう))です

    Apakah tempat parkir ini juga milik perusahaan Anda?

  • Dapatkan lebih banyak contoh kalimat!

    Pengguna Premium dapat mengakses hingga 12 contoh kalimat untuk setiap Tata Bahasa.

Kalimat Belajar Mandiri

Belajar dengan caramu sendiri!

Tambahkan kalimatmu sendiri dan pelajari bersama kalimat dari Bunpro.

  • Online

      Belum ada materi Online untuk 「の」。

      Kamu dapat . Materi selalu diperbarui, jadi kembali lagi nanti untuk melihat yang baru!


    • Offline

        Belum ada materi Offline untuk 「の」。

        Kamu dapat . Materi selalu diperbarui, jadi kembali lagi nanti untuk melihat yang baru!

      • Lacak Materi Belajarmu!

        Bunpro melacak semua materi yang telah kamu kunjungi dan menawarkan penanda buku relevan dari buku fisik untuk membantu pelacakan offline.

      の – Diskusi Tata Bahasa

      Balasan Terbaru (total 4)

      • Kai

        Kai

        The・is often used in Japanese to mean “or.”

        So, the structure is [Noun 1 -or- Pronoun + のOptional Noun 2]. The・would have to be a + instead to indicate that the noun and pronoun are to be used in sequence together

      • gyroninja

        gyroninja

        That’s the problem. Bunpro uses a + which is why I am confused.
        I am familiar with the convention of ・ meaning or and I even used it when explaining what I was seeing in the example sentences in my previous post.

      • ELFanatic

        ELFanatic

        The optional noun is the pronoun.

        So for instance
        「この本は誰の(本)?」
        The second 本 would be translated to “this” in English, which is a pronoun. The の is replacing the pronoun.

      Punya pertanyaan tentang の? Yuk, bergabung dan ikutan berdiskusi, bertanya, serta belajar bareng!

      Ikuti Diskusi