Panduan N5
P4: Kisah Dua Kata Sifat
Mempelajari lebih lanjut penggunaan kata sifat sebelum kata benda
Kisah Dua Kata Sifat
Dalam Panduan ini, kita akan melihat bagaimana kata sifat-い dan kata sifat-な digunakan untuk menerangkan kata benda secara langsung. Kita sebenarnya sudah menemukan pola ini saat pertama kali mempelajari kata sifat dalam bahasa Jepang, serta dalam berbagai contoh kalimat setelahnya. Namun, mari kita pastikan bahwa kita benar-benar memahami aturan ini sebelum melanjutkan.
Tata Bahasa dalam Panduan Ini
Kata Sifat-い + Kata Benda
Menjelaskan kata benda
Dalam bahasa Jepang, hampir semua jenis kata dapat ditempatkan di depan kata benda untuk mengubah maknanya atau menggambarkan sifat dari kata benda tersebut. Namun, cara menggabungkannya sedikit berbeda tergantung pada jenis katanya.
Untuk kata sifat-い, kamu cukup meletakkannya di depan kata benda dalam bentuk dasarnya (bentuk kamus), tanpa perlu perubahan bentuk apa pun.
Perhatian
Saat mencoba membedakan mana yang termasuk kata sifat-い dan mana yang bukan, ingatlah bahwa sebuah kata sifat-い selalu diakhiri dengan huruf い yang berada di luar kanji. Tapi, jangan disalahartikan bahwa semua kata sifat-な pasti punya い di dalam kanji-nya, karena hal itu tidak selalu benar.
面白い (Menarik) - い berada di luar kanji, jadi kata ini hampir pasti termasuk kata sifat-い.
綺麗 (Cantik) - い berada di dalam kanji (tidak berdiri sendiri di luar), jadi kata ini jelas bukan kata sifat-い, melainkan kata sifat-な.
Salah satu pengecualian dari aturan tadi adalah 嫌い (Tidak suka). Walaupun い-nya berada di luar kanji, kata ini sebenarnya adalah kata sifat-な. Meskipun begitu, kamu tidak perlu khawatir, karena hanya kurang dari 1% kata sifat yang memiliki い di luar kanji ternyata adalah kata sifat-な. Jadi tetap bisa dijadikan pedoman umum!
Kata Sifat-な + Kata Benda
Menjelaskan kata benda
Dalam bahasa Jepang, hampir semua jenis kata dapat ditempatkan di depan kata benda untuk mengubah maknanya atau menggambarkan sifat dari kata benda tersebut. Namun, cara menggabungkannya sedikit berbeda tergantung pada jenis katanya.
Untuk kata sifat-な, bentuk dasarnya harus selalu diikuti oleh な saat dipakai di depan kata benda. Ini menunjukkan bahwa kata sifat tersebut (A) sedang menggambarkan sifat atau ciri dari kata benda yang mengikutinya (B).
Perhatian
Ada banyak kata dalam bahasa Jepang yang bisa diikuti oleh な atau の saat mendeskripsikan kata benda. Perbedaan maknanya biasanya cukup jelas dan terasa secara alami. Mari kita lihat perbedaannya.
(A) な (B) = (A) adalah sifat atau ciri khas dari (B).
(A) の (B) = (A) menunjukkan jenis atau tujuan dari (B).
Untuk menghindari kesalahan dalam penggunaan kata sifat-な untuk mendeskripsikan kata benda, coba pikirkan dulu, Apakah kamu sedang menggambarkan sifat/karakteristik benda itu, atau menyebut jenis/tujuannya? Cara berpikir ini bisa sangat membantu membedakan kapan harus pakai な dan kapan pakai の.
Detail
Sekarang, setelah kita jauh lebih mengenal kata sifat dalam bahasa Jepang dan kegunaan dasarnya, kamu mungkin bertanya-tanya mengapa ada dua jenis kata sifat dalam bahasa Jepang. Mari kita cari tahu!
Yang Lama...
Alasan adanya dua jenis kata sifat ini berkaitan dengan sejarah. Perbedaannya terletak pada 'kata asli' dan 'kata serapan'.
Hampir semua kata sifat-い merupakan kata asli bahasa Jepang, dan banyak di antaranya sudah ada dalam satu bentuk atau bentuk lainnya selama lebih dari seribu tahun. Karena sudah sangat lama menjadi bagian dari bahasa Jepang, kata-kata ini memiliki tempat tersendiri dalam tata bahasanya dan berbeda dari jenis kata lainnya. Kata sifat ini tidak memerlukan apa pun untuk menyampaikan makna. Artinya, kata sifat ini dapat berdiri sendiri dan langsung melekat pada kata benda.
...dan yang Baru
Dibandingkan dengan kata sifat-い, kata sifat-な adalah pendatang baru. Sebagian besar kata sifat-な berasal dari kata yang diserap dari bahasa lain, seperti berbagai dialek bahasa Tionghoa kuno dan, pada masa sekarang, bahasa Inggris. Karena lebih baru, kata-kata ini pada awalnya diserap ke dalam bahasa Jepang sebagai kata benda atau kata yang memiliki sifat seperti kata benda.
Karena kata sifat-な memiliki sifat seperti kata benda, kata sifat ini tidak dapat langsung melekat pada kata benda lain dan membutuhkan semacam penghubung. Di sinilah peran な.
Sebenarnya, な Itu Apa?
Sampai di sini, semuanya cukup jelas. Namun, sebenarnya apa itu な? Berbeda dengan い dalam kata sifat-い, kita tahu bahwa な bukan bagian dari kata itu sendiri.
な sebenarnya merupakan salah satu bentuk dari だ. Ya, だ yang memiliki makna seperti 'adalah'.
Karena だ dapat berubah menjadi な, mungkin terasa seolah-olah kita bisa mengambil kata benda apa pun dan menggunakannya untuk menerangkan sesuatu hanya dengan menambahkan な. Namun, sayangnya tidak bisa. Inilah perbedaan tata bahasa utama antara kata sifat-な dan kata benda. Untungnya, kata benda biasa tetap dapat digunakan dengan の!
Membantu Murid Pertukaran
--:--
伊藤:「綺麗なマンションだね!玄関も広い。明るい部屋でいいね!」
ジョン:「ありがとうございます。」
伊藤:「ここの窓は大きいだろう?僕の部屋の窓は小さいんだ。僕の部屋は暗いよ。」
ジョン:「旭ヶ丘は良い街ですか?危険な道はありますか?危ない人はいますか?」
伊藤:「ここは良い街だよ。このマンションの近所に、八百屋があるよ。親切なおじさんがいるよ。」
ジョン:「じゃ、あそこで野菜と果物を買います!」
伊藤:「このマンションに留学生が二人いるよ!イタリアの留学生なんだ。」
ジョン:「二人は優しいですか?」
伊藤:「とても優しい留学生だよ。」
ジョン:「二人は絵を描きますか?」
伊藤:「うん!二人はイタリアで有名な人なんだ。可愛い赤ちゃんのイラストを描くよ。一緒にあの大きな公園で絵を描く?」
ジョン:「いいですね!」