Panduan N5
P6: It's All Relative
Learn how to modify nouns in more detail using relative clauses
It's All Relative
In this Topic, we're going to learn about relative clauses. With relative clauses we will be able to take verb phrases and use them to describe nouns, giving us even more ways to give detail about the things we're talking about.
Tata Bahasa dalam Panduan Ini
Kata Kerja[た・ている]+ Kata Benda
Kata benda yang dijelaskan oleh kata kerja, Klausa relatif
Dalam bahasa Jepang, salah satu cara untuk menggambarkan seseorang atau sesuatu yang sedang atau telah melakukan suatu tindakan adalah dengan menggunakan klausa relatif. Klausa relatif adalah penggabungan dua bagian kalimat menjadi satu kalimat utuh (bukan dua kalimat terpisah). Dalam hal ini, bentuk ている (sedang berlangsung) atau bentuk た (lampau sederhana) dari kata kerja biasanya dipakai.
Kata kerja-る dan kata kerja-う mengikuti aturan konjugasi biasa saat dipakai dalam klausa relatif. Misalnya, kalimat 'Takashi-san adalah pria yang pernah tinggal di Tokyo' merupakan satu kalimat utuh, bukan dua kalimat terpisah seperti 'Takashi-san adalah seorang pria. Dia pernah tinggal di Tokyo'. Dalam bahasa Indonesia, kata 'yang' sering dipakai untuk membuat klausa relatif. Namun dalam bahasa Jepang, kata kerja dalam bentuk lampau atau bentuk ている dapat langsung melekat pada kata benda, tanpa menggunakan kata penghubung seperti dalam bahasa Indonesia.
Perhatian
Bentuk ます (sopan) dari kata kerja tidak dapat dipakai saat membuat klausa relatif.
がある + Kata Benda
Kata benda (B) yang memiliki kata benda (A), Kata benda (B) dengan kata benda (A)
Dalam pola ini, がある dipakai untuk menjelaskan kata benda yang muncul setelahnya. Pola '(A) がある (B)' berarti '(B) yang memiliki (A)' atau '(B) dengan (A)'. Pola seperti ini disebut dengan klausa relatif, yaitu bagian kalimat yang menjelaskan atau menambahkan informasi tentang kata benda. Pola ini bekerja seperti kata sifat yang memberikan penjelasan tambahan pada kata benda, sehingga membuatnya lebih jelas atau spesifik.
Dalam bahasa Indonesia, klausa relatif biasanya menggunakan kata ganti seperti 'yang' untuk menghubungkan informasi tambahan dengan kata benda. Namun, dalam bahasa Jepang, kata-kata seperti jenis ini tidak diperlukan, dan kata benda langsung mengikuti pola がある tanpa tambahan apapun.
Perhatian
Dalam klausa relatif, karena (A) menjelaskan (B), (B) akan dianggap sebagai topik atau subjek utama. Oleh karena itu, partikel は umumnya tidak dipakai untuk menggantikan が. Namun, の dapat menggantikan が. Hal ini karena menunjukkan hubungan antara (A) dan (B) memang merupakan salah satu fungsi utama の.
が・の (Subjek)
Pergantian Partikel (の sebagai pengganti が)
Dalam beberapa kasus, partikel の dapat digunakan sebagai pengganti が untuk menandai subjek. Hal ini terjadi pada klausa bawahan yang menjelaskan atau memodifikasi kata benda, ketika subjek yang ditandai dengan の bukan merupakan subjek utama dalam kalimat.
Ada dua alasan utama mengapa seseorang memilih menggunakan の daripada が.
Pertama, jika sudah ada が lain yang menandai subjek utama dalam kalimat, biasanya akan terdengar lebih alami jika が tidak diulang dua kali dalam satu kalimat.
Kedua, が dapat memberikan penekanan pada hal yang ditandainya, seolah-olah hal tersebut merupakan informasi baru atau sesuatu yang penting. Menggunakan の sebagai gantinya terdengar tidak sekuat itu, sehingga bagian lain dalam kalimat dapat lebih ditonjolkan.
Perhatian
が tidak diganti dengan の jika klausa tersebut memiliki objek yang ditandai oleh を. Dalam kasus seperti itu, の akan ditafsirkan sebagai partikel kepemilikan, sehingga maknanya berubah sepenuhnya.
Detail
Let's look at the difference between the non-past form, past form (た) and ている with relative clauses, and see how different verbs can behave.
Modification Station
Verbs in any standard form (non-polite) can come before a noun to 'describe' it. For action verbs, the difference in meaning is clear and relates to time/aspect (when it happened and if it is ongoing or not).
However, for verbs that describe the form or state of something (like 'getting fat', 'drying', 'putting on clothes'), either ている or た can be used without a major change in meaning.
She Keeps Stealing!
--:--
お母さん:「あなたが昨日着た下着は洗わないの?」
さや:「洗うよ!」
お母さん:「今洗濯をするの!」
さや:「はーい!」
さや:「今日車を使うからメガネが必要なんだ。知らない?」
お母さん:「あやこが今日メガネを掛けているのを見たよ。」
さや:「私のメガネ?」
お母さん:「うん。出かけるの?」
さや:「うん。昨日結婚した友達と遊びに行くの。」
あやこ:「ただいまー!」
さや:「あやこ!私のメガネ!あ、あやこが今着ている着物も私の着物だ!」
あやこ:「これさやの着物なの?お母さん、これはお母さんの着物って言った!」
お母さん:「お母さんは、『お母さんが買った着物』って言ったのよ。」
さや:「あやこがつけている手袋も私の手袋だ!嫌だ!」
あやこ:「ううん!これは学校の前で売っている手袋だよ。寒いから借りたの。」