Learn how to modify nouns in more detail using relative clauses

It's All Relative


In this Topic, we're going to learn about relative clauses. With relative clauses we will be able to take verb phrases and use them to describe nouns, giving us even more ways to give detail about the things we're talking about.

Tata Bahasa dalam Panduan Ini

Mulai Belajar
  • Kata Kerja[た・ている]+ Kata Benda

    Kata benda yang dijelaskan oleh kata kerja, Klausa relatif

  • Dalam bahasa Jepang, salah satu cara untuk menggambarkan seseorang atau sesuatu yang sedang atau telah melakukan suatu tindakan adalah dengan menggunakan klausa relatif. Klausa relatif adalah penggabungan dua bagian kalimat menjadi satu kalimat utuh (bukan dua kalimat terpisah). Dalam hal ini, bentuk ている (sedang berlangsung) atau bentuk た (lampau sederhana) dari kata kerja biasanya dipakai.

    Kata kerja-る dan kata kerja-う mengikuti aturan konjugasi biasa saat dipakai dalam klausa relatif. Misalnya, kalimat 'Takashi-san adalah pria yang pernah tinggal di Tokyo' merupakan satu kalimat utuh, bukan dua kalimat terpisah seperti 'Takashi-san adalah seorang pria. Dia pernah tinggal di Tokyo'. Dalam bahasa Indonesia, kata 'yang' sering dipakai untuk membuat klausa relatif. Namun dalam bahasa Jepang, kata kerja dalam bentuk lampau atau bentuk ている dapat langsung melekat pada kata benda, tanpa menggunakan kata penghubung seperti dalam bahasa Indonesia.

    Perhatian

    Bentuk ます (sopan) dari kata kerja tidak dapat dipakai saat membuat klausa relatif.

    N5 Tata Bahasa

  • がある + Kata Benda

    Kata benda (B) yang memiliki kata benda (A), Kata benda (B) dengan kata benda (A)

  • Dalam pola ini, がある dipakai untuk menjelaskan kata benda yang muncul setelahnya. Pola '(A) がある (B)' berarti '(B) yang memiliki (A)' atau '(B) dengan (A)'. Pola seperti ini disebut dengan klausa relatif, yaitu bagian kalimat yang menjelaskan atau menambahkan informasi tentang kata benda. Pola ini bekerja seperti kata sifat yang memberikan penjelasan tambahan pada kata benda, sehingga membuatnya lebih jelas atau spesifik.

    Dalam bahasa Indonesia, klausa relatif biasanya menggunakan kata ganti seperti 'yang' untuk menghubungkan informasi tambahan dengan kata benda. Namun, dalam bahasa Jepang, kata-kata seperti jenis ini tidak diperlukan, dan kata benda langsung mengikuti pola がある tanpa tambahan apapun.

    Perhatian

    Dalam klausa relatif, karena (A) menjelaskan (B), (B) akan dianggap sebagai topik atau subjek utama. Oleh karena itu, partikel umumnya tidak dipakai untuk menggantikan . Namun, dapat menggantikan . Hal ini karena menunjukkan hubungan antara (A) dan (B) memang merupakan salah satu fungsi utama .

    N5 Tata Bahasa

  • が・の (Subjek)

    Pergantian Partikel (の sebagai pengganti が)

  • Dalam beberapa kasus, partikel の dapat digunakan sebagai pengganti が untuk menandai subjek. Hal ini terjadi pada klausa bawahan yang menjelaskan atau memodifikasi kata benda, ketika subjek yang ditandai dengan の bukan merupakan subjek utama dalam kalimat.

    Ada dua alasan utama mengapa seseorang memilih menggunakan の daripada が.

    Pertama, jika sudah ada が lain yang menandai subjek utama dalam kalimat, biasanya akan terdengar lebih alami jika が tidak diulang dua kali dalam satu kalimat.

    Kedua, が dapat memberikan penekanan pada hal yang ditandainya, seolah-olah hal tersebut merupakan informasi baru atau sesuatu yang penting. Menggunakan の sebagai gantinya terdengar tidak sekuat itu, sehingga bagian lain dalam kalimat dapat lebih ditonjolkan.

    Perhatian

    が tidak diganti dengan の jika klausa tersebut memiliki objek yang ditandai oleh を. Dalam kasus seperti itu, の akan ditafsirkan sebagai partikel kepemilikan, sehingga maknanya berubah sepenuhnya.

    N5 Tata Bahasa

Detail


Let's look at the difference between the non-past form, past form (た) and ている with relative clauses, and see how different verbs can behave.

Modification Station

Verbs in any standard form (non-polite) can come before a noun to 'describe' it. For action verbs, the difference in meaning is clear and relates to time/aspect (when it happened and if it is ongoing or not).

However, for verbs that describe the form or state of something (like 'getting fat', 'drying', 'putting on clothes'), either ている or た can be used without a major change in meaning.

She Keeps Stealing!


    --:--

    (かあ)さん:「あなたが昨日(きのう)()下着(したぎ)(あら)わないの?」

    さや:「(あら)うよ!」

    (かあ)さん:「(いま)洗濯(せんたく)をするの!」

    さや:「はーい!」

    さや:「今日(きょう)(くるま)使(つか)うからメガネが必要(ひつよう)なんだ。()らない?」

    (かあ)さん:「あやこが今日(きょう)メガネを()けているのを()たよ。」

    さや:「(わたし)のメガネ?」

    (かあ)さん:「うん。()かけるの?」

    さや:「うん。昨日(きのう)結婚(けっこん)した友達(ともだち)(あそ)びに()くの。」

    あやこ:「ただいまー!」

    さや:「あやこ!(わたし)のメガネ!あ、あやこが(いま)()ている着物(きもの)(わたし)着物(きもの)だ!」

    あやこ:「これさやの着物(きもの)なの?お(かあ)さん、これはお(かあ)さんの着物(きもの)って()った!」

    (かあ)さん:「お(かあ)さんは、『お(かあ)さんが()った着物(きもの)』って言ったのよ。」

    さや:「あやこがつけている手袋(てぶくろ)(わたし)手袋(てぶくろ)だ!(いや)だ!」

    あやこ:「ううん!これは学校(がっこう)(まえ)()っている手袋(てぶくろ)だよ。(さむ)いから()りたの。」