Panduan N5
P5: Setelah Itu... Bentuk-て
Membiasakan diri dengan bentuk-て dan penggunaan-penggunaan pentingnya
Setelah Itu... Bentuk-て
Dalam Panduan ini, kita akan mempelajari bentuk-て, yang merupakan salah satu pola paling penting dan berguna dalam bahasa Jepang.
Bentuk-て digunakan untuk menghubungkan dua hal dan dapat digunakan dengan berbagai cara. Kita juga akan mempelajari dasar-dasar ている, yang merupakan salah satu pola paling umum yang menggunakan bentuk-て, dan memungkinkan kita membicarakan sesuatu yang sedang berlangsung atau berada dalam suatu keadaan.
Tata Bahasa dalam Panduan Ini
Kata Kerja + て
Dan, Lalu (Menghubungkan peristiwa)
て adalah partikel konjungsi yang sangat sering dipakai dalam bahasa Jepang, terutama saat kita ingin menyambungkan dua aktivitas, dan bisa dipakai dalam berbagai macam struktur. Ketika digabungkan dengan kata kerja, て mengikuti aturan perubahan bentuk khusus, yaitu tergantung apakah kata kerjanya termasuk kata kerja-る atau kata kerja-う. Untuk kata kerja-う, bentuk て yang dipakai juga dipengaruhi oleh kana terakhir dari kata kerja tersebut.
Terjemahan yang paling umum untuk bentuk て dalam berbagai situasi adalah 'dan' atau 'lalu', karena bagian (B) biasanya menunjukkan sesuatu yang terjadi setelah (A).
Dari contoh-contoh ini, kita bisa melihat bahwa pola '(A) て (B)' kurang lebih berarti '(A) terjadi, lalu (B) menyusul'. Tapi, makna ini hanya berlaku jika て menghubungkan dua kata kerja.
Kadang-kadang bentuk て berubah menjadi で. Perubahan ini terjadi secara alami dalam sejarah bahasa Jepang agar kalimat terdengar lebih alami saat diucapkan. Namun, perubahan ini hanya soal pelafalan, tidak ada perbedaan makna antara て dan で sebagai perubahan suara.
Cara termudah untuk menentukan apakah harus memakai て atau で adalah dengan melihat huruf kana terakhir dari bentuk kamus kata kerjanya. Jika kata kerja itu berakhir dengan ぐ, ぬ, ぶ, atau む, maka bentuk で yang dipakai. kata kerja-る tidak pernah memakai で.
Perhatian
Ada beberapa kata kerja tidak beraturan dalam perubahan bentuk て. Mari kita lihat masing-masing contohnya.
Di luar 5 kata kerja tidak beraturan ini, aturan perubahan bentuk て hampir selalu konsisten dan bisa diandalkan.
ている①
Sedang, Lagi, Masih Berlangsung
ている adalah konstruksi dalam bahasa Jepang yang dipakai untuk menunjukkan bahwa seseorang sedang melakukan sesuatu, atau bahwa suatu aksi masih berlangsung. Dalam bahasa Indonesia, ini bisa diterjemahkan menjadi 'sedang (A)', 'lagi (A)', atau '(A)-nya masih berlangsung'. Dalam bahasa Inggris, biasanya menjadi 'is (A)', 'am (A), or 'are (A)~ing'.
Konstruksi ini dibentuk dengan menambahkan いる ke bentuk て dari kata kerja, baik dari kata kerja-る maupun kata kerja-う.
Kata いる sendiri itu sebenarnya artinya 'ada' atau 'berada'. Jadi saat digabung dengan bentuk て menjadi ている, artinya menjadi seperti 'masih terus berlangsung' atau 'masih tetap ada'. Inilah sebabnya kenapa kata kerja seperti 死ぬ (meninggal) atau 知る (tahu) tetap bisa muncul dalam bentuk ている. Dalam bahasa Jepang, kondisi 'sudah meninggal' atau 'sudah tahu'-nya masih terus berlaku, padahal kalau dalam bahasa Indonesia atau Inggris kita akan menyebutnya dengan bentuk lampau seperti 'sudah meninggal' atau 'sudah tahu'.
Detail
Menguasai bentuk-て merupakan bagian penting dalam mempelajari bahasa Jepang di tingkat mana pun, jadi mari kita memastikan kembali pemahaman kita di bawah ini.
Konjugasi て
Pertama-tama, mari kita tinjau cara mengubah kata kerja ke bentuk-て.
Kita mulai dengan Kata Kerja-る.
-
- + …
-
- +て
-
- + …
-
- + …
-
- + …
Dan Kata Kerja-う.
-
さ
- + …
-
し
- +て
-
す
- + …
-
せ
- + …
-
そ
- + …
Dan dua kata kerja tidak beraturan utama, くる dan する.
-
こ
- + …
-
き
- +て
-
く
- + …
-
く
れ- + …
-
こ
- + …
-
し
- + …
-
し
- +て
-
す
る- + …
-
す
れ- + …
-
し
ろ- + …
Dan terakhir, kita perlu memperhatikan kata kerja umum 行く.
-
か
- + …
-
っ
- +て
-
く
- + …
-
け
- + …
-
こ
- + …
Setelah Itu...
Seperti yang baru saja kita pelajari, て dapat digunakan untuk menggambarkan peristiwa atau tindakan yang terjadi secara berurutan. Selain itu, て juga terkadang dapat menyiratkan hal lain, seperti sebab atau cara. Kita sebenarnya sudah melihat nuansa 'sebab' ini secara singkat saat mempelajari ので, yang bagian で di dalamnya dianggap sebagai bentuk -て dari だ.
Mari kita lihat beberapa contoh di bawah ini. Dalam semua kasus, kita dapat memahami て sebagai sesuatu yang menyiratkan 'kondisi yang memungkinkan hal berikutnya terjadi', baik itu sekadar urutan waktu, cara, maupun sebab.
Logika yang sama juga berlaku pada ている, ketika sesuatu berada (いる) dalam kondisi yang dijelaskan oleh hal yang muncul sebelum て. Perlu diingat bahwa ini adalah pemahaman yang sangat harfiah dan sebagian besar penutur asli tidak akan menyadarinya secara sadar, tetapi cara berpikir ini mungkin membantu kita sebagai pembelajar.
Menjadi Bugar
--:--
さや:「ゆりちゃん痩せた?」
ゆり:「そうなの。ダイエットをして痩せたの。」
さや:「いいね!私も毎日学校のプールに行って運動をしているよ。」
ゆり:「私も学校のプールに行くよ!さやちゃんもダイエット?」
さや:「ううん。私は運動をするのが好きなんだ。今日も朝公園で走ったよ!」
ゆり:「毎日プールも公園も行くの?」
さや:「公園は毎週月曜日に行くよ。ゆりちゃんは毎日運動をする?」
ゆり:「いいね!私は毎日は行かないけど、毎週火曜日に行くよ。プールの中に入って歩いているんだ!」
さや:「そうなんだ!今日一緒に行く?」
ゆり:「いいよ!じゃあ、家に帰って、お父さんに聞いて、学校に行くね!」
さや:「わかった!お父さんの許可が必要なんだね!私もシャワーを浴びて、学校に行くね!」