Membiasakan diri dengan bentuk-て dan penggunaan-penggunaan pentingnya

Setelah Itu... Bentuk-て


Dalam Panduan ini, kita akan mempelajari bentuk-て, yang merupakan salah satu pola paling penting dan berguna dalam bahasa Jepang.

Bentuk-て digunakan untuk menghubungkan dua hal dan dapat digunakan dengan berbagai cara. Kita juga akan mempelajari dasar-dasar ている, yang merupakan salah satu pola paling umum yang menggunakan bentuk-て, dan memungkinkan kita membicarakan sesuatu yang sedang berlangsung atau berada dalam suatu keadaan.

Tata Bahasa dalam Panduan Ini

Mulai Belajar

    Kata Kerja + て

    Dan, Lalu (Menghubungkan peristiwa)

    adalah partikel konjungsi yang sangat sering dipakai dalam bahasa Jepang, terutama saat kita ingin menyambungkan dua aktivitas, dan bisa dipakai dalam berbagai macam struktur. Ketika digabungkan dengan kata kerja, mengikuti aturan perubahan bentuk khusus, yaitu tergantung apakah kata kerjanya termasuk kata kerja-る atau kata kerja-う. Untuk kata kerja-う, bentuk yang dipakai juga dipengaruhi oleh kana terakhir dari kata kerja tersebut.

    Terjemahan yang paling umum untuk bentuk dalam berbagai situasi adalah 'dan' atau 'lalu', karena bagian (B) biasanya menunjukkan sesuatu yang terjadi setelah (A).

    Dari contoh-contoh ini, kita bisa melihat bahwa pola '(A) (B)' kurang lebih berarti '(A) terjadi, lalu (B) menyusul'. Tapi, makna ini hanya berlaku jika menghubungkan dua kata kerja.

    Kadang-kadang bentuk berubah menjadi . Perubahan ini terjadi secara alami dalam sejarah bahasa Jepang agar kalimat terdengar lebih alami saat diucapkan. Namun, perubahan ini hanya soal pelafalan, tidak ada perbedaan makna antara dan sebagai perubahan suara.

    Cara termudah untuk menentukan apakah harus memakai atau adalah dengan melihat huruf kana terakhir dari bentuk kamus kata kerjanya. Jika kata kerja itu berakhir dengan ぐ, ぬ, ぶ, atau む, maka bentuk yang dipakai. kata kerja-る tidak pernah memakai .

    Perhatian

    Ada beberapa kata kerja tidak beraturan dalam perubahan bentuk . Mari kita lihat masing-masing contohnya.

    Di luar 5 kata kerja tidak beraturan ini, aturan perubahan bentuk hampir selalu konsisten dan bisa diandalkan.

    ている①

    Sedang, Lagi, Masih Berlangsung

    ている adalah konstruksi dalam bahasa Jepang yang dipakai untuk menunjukkan bahwa seseorang sedang melakukan sesuatu, atau bahwa suatu aksi masih berlangsung. Dalam bahasa Indonesia, ini bisa diterjemahkan menjadi 'sedang (A)', 'lagi (A)', atau '(A)-nya masih berlangsung'. Dalam bahasa Inggris, biasanya menjadi 'is (A)', 'am (A), or 'are (A)~ing'.

    Konstruksi ini dibentuk dengan menambahkan いる ke bentuk dari kata kerja, baik dari kata kerja-る maupun kata kerja-う.

    Kata いる sendiri itu sebenarnya artinya 'ada' atau 'berada'. Jadi saat digabung dengan bentuk て menjadi ている, artinya menjadi seperti 'masih terus berlangsung' atau 'masih tetap ada'. Inilah sebabnya kenapa kata kerja seperti () (meninggal) atau () (tahu) tetap bisa muncul dalam bentuk ている. Dalam bahasa Jepang, kondisi 'sudah meninggal' atau 'sudah tahu'-nya masih terus berlaku, padahal kalau dalam bahasa Indonesia atau Inggris kita akan menyebutnya dengan bentuk lampau seperti 'sudah meninggal' atau 'sudah tahu'.

Detail


Menguasai bentuk-て merupakan bagian penting dalam mempelajari bahasa Jepang di tingkat mana pun, jadi mari kita memastikan kembali pemahaman kita di bawah ini.

Konjugasi て

Pertama-tama, mari kita tinjau cara mengubah kata kerja ke bentuk-て.

Kita mulai dengan Kata Kerja-る.

食べ
    • + …
    • + …
    • + …
    • + …

Kata Kerja-る

一段動詞

Dan Kata Kerja-う.

    • + …
    • + …
    • + …
    • + …

Kata Kerja-う

五段動詞

Dan dua kata kerja tidak beraturan utama, くる dan する.

くる
    • + …
    • + …

    • + …
    • + …

Kata Kerja Tidak Beraturan

不規則動詞

する
    • + …

    • + …

    • + …

    • + …

Kata Kerja Tidak Beraturan

不規則動詞

Dan terakhir, kita perlu memperhatikan kata kerja umum ()く.

    • + …
    • + …
    • + …
    • + …

Kata Kerja-う

五段動詞

Setelah Itu...

Seperti yang baru saja kita pelajari, て dapat digunakan untuk menggambarkan peristiwa atau tindakan yang terjadi secara berurutan. Selain itu, て juga terkadang dapat menyiratkan hal lain, seperti sebab atau cara. Kita sebenarnya sudah melihat nuansa 'sebab' ini secara singkat saat mempelajari ので, yang bagian で di dalamnya dianggap sebagai bentuk -て dari だ.

Mari kita lihat beberapa contoh di bawah ini. Dalam semua kasus, kita dapat memahami て sebagai sesuatu yang menyiratkan 'kondisi yang memungkinkan hal berikutnya terjadi', baik itu sekadar urutan waktu, cara, maupun sebab.

Logika yang sama juga berlaku pada ている, ketika sesuatu berada (いる) dalam kondisi yang dijelaskan oleh hal yang muncul sebelum て. Perlu diingat bahwa ini adalah pemahaman yang sangat harfiah dan sebagian besar penutur asli tidak akan menyadarinya secara sadar, tetapi cara berpikir ini mungkin membantu kita sebagai pembelajar.

Menjadi Bugar


    --:--

    さや:「ゆりちゃん()せた?」

    ゆり:「そうなの。ダイエットをして()せたの。」

    さや:「いいね!(わたし)毎日(まいにち)学校(がっこう)のプールに()って運動(うんどう)をしているよ。」

    ゆり:「(わたし)学校(がっこう)のプールに()くよ!さやちゃんもダイエット?」

    さや:「ううん。(わたし)運動(うんどう)をするのが()きなんだ。今日(きょう)(あさ)公園(こうえん)(はし)ったよ!」

    ゆり:「毎日(まいにち)プールも公園(こうえん)()くの?」

    さや:「公園(こうえん)毎週(まいしゅう)月曜日(げつようび)()くよ。ゆりちゃんは毎日(まいにち)運動(うんどう)をする?」

    ゆり:「いいね!(わたし)毎日(まいにち)()かないけど、毎週(まいしゅう)火曜日(かようび)()くよ。プールの(なか)(はい)って(ある)いているんだ!」

    さや:「そうなんだ!今日(きょう)一緒(いっしょ)()く?」

    ゆり:「いいよ!じゃあ、(いえ)(かえ)って、お(とう)さんに()いて、学校(がっこう)()くね!」

    さや:「わかった!お(とう)さんの許可(きょか)必要(ひつよう)なんだね!(わたし)もシャワーを()びて、学校(がっこう)()くね!」