Panduan N5
P10: Te-rrific て-Form
Use the て-form with adjectives and nouns
Te-rrific て-Form
In this Topic, we're going to learn about how the て-form is used with adjectives and nouns. It is much the same as with verbs, being used to connect two things together. In the details section, we will also recap the logic and use of the て-form in general.
Tata Bahasa dalam Panduan Ini
Kata Sifat + て・Kata Benda + で
Dan ~ (Bentuk penghubung)
Bentuk て pada kata sifat-い, serta bentuk で pada kata sifat-な dan kata benda, berfungsi seperti halnya て pada kata kerja, yaitu untuk menghubungkan dua hal dengan makna 'dan'. Pola ini umum dipakai untuk menyebutkan beberapa sifat atau ciri suatu hal secara bersamaan.
Untuk kata sifat-い, kita perlu mengubah akhiran い menjadi く (bentuk dasar untuk konjugasi), lalu tambahkan て.
Untuk kata benda dan kata sifat-な, cukup tambahkan で tanpa menambahkan な atau だ.
Perlu dicatat bahwa て dan で di sini sebenarnya berasal dari struktur yang berbeda. て adalah partikel konjungsi yang sama seperti yang dipakai pada kata kerja (makanya kata sifat-い cenderung diperlakukan seperti kata kerja), sedangkan で adalah bentuk konjugasi dari だ. Bentuk で ini juga muncul dalam versi formal dari だ, yaitu である, yang akan kita pelajari nanti.
Perhatian
Sama seperti bentuk て lainnya (ている 1, ている 2, dan ている 3), bentuk て (atau で) pada kata lain juga dapat memiliki beberapa makna, tergantung konteks. Berikut beberapa makna umumnya.
Menghubungkan - Seperti 'dan' dalam bahasa Indonesia.
Alasan - Seperti 'karena (A)' dalam bahasa Indonesia.
Cara - Seperti 'melakukan (B) dengan cara (A)' dalam bahasa Indonesia.
Perhatian
Seperti halnya semua bentuk konjugasi dari kata いい, ingat bahwa bentuk て-nya adalah よくて, bukan いくて.
Kata Sifat + て + B
Dan ~, Baik ~ maupun ~ (Bentuk Penghubung)
Sama seperti pada kata kerja, bentuk て untuk kata sifat-い dan bentuk で untuk kata benda (atau kata sifat-な) memiliki arti 'dan' serta dipakai untuk menghubungkan dua hal.
Catatan: Di sini, kata 'frasa' berarti satu bagian kalimat yang punya makna lengkap, bukan istilah rumit tata bahasa. Jadi cukup pahami bahwa ini menyambungkan dua ide menjadi satu kalimat.
Melanjutkan dari pola kata sifat +て, kata benda + で, konstruksi kata sifat + て + B dipakai bukan hanya untuk menghubungkan dua kata sifat, tetapi juga untuk menghubungkan satu kata sifat atau kata benda dengan sebuah seluruh frasa. Setelah て (untuk kata sifat-い) atau で (untuk kata benda dan kata sifat-な), bagian (B) langsung mengikuti dan diperlakukan seperti kalimat sendiri, tidak perlu diubah atau disesuaikan secara khusus.
Sama seperti pada pola kata sifat +て, kata benda + で, penting untuk dicatat bahwa て dan で berasal dari struktur yang berbeda. て adalah partikel konjungsi yang sama seperti yang dipakai pada kata kerja (karena kata sifat-い dalam hal konjugasi memang mirip dengan kata kerja), sedangkan で sebenarnya merupakan bentuk dari だ yang dipakai dalam konjugasi. Ini adalah で yang sama seperti pada bentuk formal だ, yaitu である yang akan dipelajari di tata bahasa lain.
Perhatian
Sama seperti bentuk て lainnya (ている 1, ている 2, dan ている 3), bentuk て (atau で) pada kata lain juga dapat memiliki beberapa makna, tergantung konteks. Berikut beberapa makna umumnya.
Menghubungkan - Seperti 'dan' dalam bahasa Indonesia.
Alasan - Seperti 'karena (A)' dalam bahasa Indonesia.
Cara - Seperti 'melakukan (B) dengan cara (A)' dalam bahasa Indonesia.
Perhatian
Seperti halnya semua bentuk konjugasi dari kata いい, ingat bahwa bentuk て-nya adalah よくて, bukan いくて.
Detail
Let's check the conjugation rules for using the て-form with adjectives and nouns, and then get further into the details of how て is used.
A て Par-て
Conjugating nouns and adjectives into the て-form is incredibly straightforward.
For い-Adjectives, the final い conjugates to く, then て is attached.
-
く
- +て
-
か
っ- + …
-
い
- + …
-
け
れ- + …
-
か
ろ- + …
For な-Adjectives and nouns, で is directly attached after the word.
-
- +で
And What?
As we've seen before, て can imply a few different nuances, although it always has the same core meaning. The core meaning being '(B) exists under the condition of (A)', in a sentence like (A) て (B). The exact relationship implied can vary, so let's look at some examples.
The simplest use is as a neutral 'and'. This is quite common when two adjectives are lined up using て, or when two clauses are connected.
て can also imply a causal relationship. It implies 'because of (A), (B) is the case'.
Poles Apart
There is one major rule we must keep in mind when using the て-form to connect adjectives. Namely, the two adjectives must share the same 'polarity'. This just means that two positive things can be connected, or two negative things, but they cannot be mixed!
The reason this rule exists is precisely because of the core meaning of て. It is unnatural to even imply that a good thing follows on from a bad thing, or that a bad thing follows on from a good thing. To connect a positive and a negative adjective, a contrasting word is normally used, like けど or が.
The main takeaway here is that where English tends to favor connecting clauses by showing clear, explicit relationships ('and', 'since', 'due to', 'but'), Japanese can subtly hint at various relationships with the simple て form. As is often the case with Japanese, context tells us how to interpret things.
A Bad Date
--:--
あやこ:「昨日の彼、どうだった?」
ゆう:「優しくていい人だったよ!」
あやこ:「よかったね!楽しかった?」
ゆう:「楽しくなかった。次はないね。」
あやこ:「えーどうして?」
ゆう:「彼の話は面白くて、悪い人じゃないんだけど、その人の服が好きじゃなかった。」
あやこ:「どんな服だったの!?」
ゆう:「黄色のTシャツと黄色いズボンだよ。全部色が明るいの!!」
あやこ:「それは…。でも嫌だったのは服だけ?」
ゆう:「ううん。二人でカフェに行った時に、私はコーヒーとケーキを頼んだの。彼はどうしたと思う?」
あやこ:「え、コーヒー?紅茶??」
ゆう:「何も頼まなかったの!水だけ!私が、何か1つ頼んだほうがいいんじゃない?って言ったの。彼は、お金がなくて何も頼みたくないんです。って…。」
あやこ:「じゃあなんでカフェに入ったの…。」