Learn to talk about extremes with すぎる and understand more about Japanese compound verbs

Too Much of a Good Thing?


In this Topic, we're going to learn about how the verb すぎる is used as a kind of suffix, to mean that something is 'too much'. With this, we'll be able to better express our opinions, giving them more variety and emphasis.

In the details section, we'll also discuss how adding a regular verb to other verbs is quite common in Japanese, as a way to make new compound verbs.

Tata Bahasa dalam Panduan Ini

Mulai Belajar
  • すぎる

    Terlalu, Sangat

  • すぎる adalah kata kerja dalam bahasa Jepang yang berarti 'melebihi' atau 'melampaui'. Saat digabungkan dengan kata lain, すぎる memberikan makna bahwa sesuatu itu 'terlalu banyak' atau 'berlebihan'. Kata ini bisa digabungkan dengan berbagai jenis kata seperti yang terlihat setelah ini.

    Kata kerja: ambil bentuk stem bentuk ます, lalu tambahkan すぎる.

    Kata sifat-い: cukup hilangkan akhiran い-nya, lalu tambahkan すぎる.

    Kata sifat-な: hilangkan akhiran な-nya, lalu tambahkan すぎる.

    Jadi intinya, すぎる dipakai untuk mengekspresikan sesuatu yang berlebihan atau melewati batas wajar, baik itu dalam tindakan, sifat, maupun keadaan.

    Dalam bahasa sehari-hari yang santai dan kasual, すぎる sering dipendekkan menjadi すぎ saja. Pola ini sangat umum dan sering terdengar dalam anime, drama, maupun obrolan antar teman.

    Ada dua aturan penting yang perlu diperhatikan saat menggunakan すぎる.

    Aturan pertama berkaitan dengan penggunaan ない bersama すぎる. Saat digabungkan dengan bentuk ない yang berfungsi sebagai kata sifat-い, akhiran い akan berubah menjadi さ, sehingga membentuk pola なさすぎる. Pola ini dipakai untuk menyatakan makna 'terlalu tidak (A)', atau lebih alami dalam bahasa Indonesia, 'tidak cukup (A)'.

    Namun, ketika ない dipakai sebagai kata bantu setelah kata kerja (seperti dalam bentuk negatif kata kerja), maka tidak perlu ditambahkan さ, sehingga bentuknya menjadi なすぎる. Meskipun begitu, dalam bahasa Jepang santai atau gaul, terkadang さ tetap dimunculkan meskipun secara teknis tidak diperlukan.

    Sama seperti dengan bentuk ない lainnya, では atau じゃ dibutuhkan jika dipakai setelah kata sifat-な.

    Pada contoh ketiga di bawah ini, akhiran さ dihilangkan. Secara tata bahasa, bentuk ini tidak benar, karena ketika ない berfungsi sebagai kata sifat-い, さ seharusnya tetap ada. Namun, bentuk ini sudah cukup umum dipakai di kalangan anak muda, sehingga terdengar wajar dalam konteks kasual.

    Aturan kedua yang penting adalah ketika すぎる dipakai dengan kata sifat tidak beraturan いい. Dalam hal ini, kita harus ingat bahwa bentuk dasar dari いい sebenarnya adalah よ. Karena すぎる digabungkan dengan bentuk dasar kata sifat-い, maka bentuk yang benar adalah よすぎる, bukan いすぎる. Pola ini dipakai untuk menyatakan arti 'terlalu baik' atau 'terlalu bagus'.

    Perhatian

    Karena すぎる sendiri adalah kata kerja, bentuk negatifnya juga bisa dibuat — yaitu dengan menambahkan ない. Hal ini sering membingungkan banyak pelajar, terutama karena posisi dan jumlah ない bisa mengubah arti kalimat secara drastis. Mari kita lihat beberapa variasi umum penggunaan すぎる dengan ない.

    Seperti yang kamu bisa lihat, arti kalimat bisa sangat berubah tergantung di mana ない ditempatkan, dan apakah bentuknya tunggal atau ganda. Saat membaca atau mendengar kalimat dengan すぎる, perhatikan baik-baik posisi ない-nya agar tidak salah paham. Seiring waktu dan latihan, pola ini akan terasa lebih alami.

    N5 Tata Bahasa

Detail


Let's take a closer look at how regular verbs are often used in conjunction with others to create compound words.

It’s All Too Much

As mentioned on the grammar point page, すぎる is a regular verb (meaning 'to go past') which can then be attached to another verb's stem form to create a compound verb. This sort of compounding is very common and very handy in Japanese. At higher levels, we will learn some of the other most useful verbs used in this way, but for now, let's take a peek ahead.

(はじ)める is a verb meaning 'to begin', and ()わる is a verb meaning 'to end'. Just like すぎる, they can be used with the stem form of other verbs to create new compound verbs.

Some other common examples of this phenomenon are ()う, meaning 'to come together' or 'to match', and ()る, meaning 'to cut'. ()う is used in compounds to mean 'to do mutually' or 'to do reciprocally', while ()る adds the meaning of 'to do completely'.

It is also common for no kanji to be used when verbs are used in compounds like this, to make it clearer the meaning is not necessarily literal. This is not always the case though.

As we will learn about all these specific verbs at higher levels, there is no need to precisely remember them. The main takeaway for now is that this sort of compound verb is quite common in Japanese.

Specialすぎる

すぎる has a special feature which sets it apart from the other compound verbs we've seen in this Topic. Namely, すぎる can also be directly attached to the stem of adjectives. This is special to すぎる, so we can’t apply the same logic to other regular compound verbs.

Camping Weather


    --:--

    たつき:「まだ(そら)(くら)いね。」

    めい:「今朝(けさ)天気(てんき)予報(よほう)(ひる)から()れるって()ったから大丈夫(だいじょうぶ)だよ!」

    たつき:「そうだね。()れてから(はやし)散歩(さんぽ)する?まず()()けるね。」

    めい:「うん!(くるま)から椅子(いす)とテーブルを()るね。」

    たつき:「ビールもお(ねが)い!」

    めい:「はーい!」

    めい:「()れたね!よかった!(みずうみ)綺麗(きれい)すぎるよ。」

    たつき:「本当(ほんとう)だ!あの天気(てんき)予報(よほう)()たりすぎるね。(まえ)午後(ごご)から(あめ)ですって()った()(ぼく)はそれが()たらないと(おも)って(かさ)()たなかったんだよ。カフェで宿題(しゅくだい)をして(いえ)(かえ)(とき)本当(ほんとう)(あめ)()ったんだ。」

    めい:「そうなの?それはたつきが(わる)ね。」

    たつき:「その(とき)()たらないと(おも)ったんだよ〜。」