Menambahkan 'subjek' ke dalam kalimat

Siapa yang Melakukan Itu?


Dalam Panduan ini, kita akan mengenal partikel penanda subjek が.

Sesuai namanya, partikel ini menandai 'subjek' secara tata bahasa dalam sebuah kalimat. Kita akan mempelajari apa sebenarnya yang dimaksud dengan subjek, sekaligus melihat perbedaan dasar antara は dan が serta bagaimana keduanya dapat digunakan bersama.

Tata Bahasa dalam Panduan Ini

Mulai Belajar

    Partikel penanda subjek, Partikel identifikasi

    adalah partikel yang dipakai untuk menandai subjek dalam kalimat bahasa Jepang. Artinya, menunjukkan siapa/apa yang melakukan suatu tindakan, atau siapa/apa yang memiliki suatu ciri atau keadaan tertentu (terutama kalau informasi itu belum diketahui oleh pendengar).

    Dalam kedua kalimat ini, memberikan fokus pada hal yang melakukan tindakan atau yang sedang berada dalam kondisi tertentu (berbeda dengan hal-hal lain). Karena itu, sering dipakai untuk menyoroti bagian sebelum partikel tersebut, sedangkan lebih menyoroti bagian setelahnya.

    Kalau diterjemahkan secara langsung, kalimat seperti '(A)(B)' bisa dibayangkan sebagai 'yang (B) adalah (A)'. Pola seperti ini membantu kita memahami kenapa menandai hal yang jadi fokus informasi. Sedangkan untuk kalimat seperti '(A)(B)' bisa dibayangkan sebagai 'kalau (A), maka (B)'. Dan lagi, pola seperti ini membantu kita memahami bagaimana menjadikan (A) sebagai topik yang akan dijelaskan lebih lanjut dengan (B). Tentu saja, ini cuma cara sederhana untuk membayangkan polanya di awal. Nanti, setelah makin banyak contoh, kamu akan terbiasa membedakan dan tanpa perlu rumus seperti ini

    juga dipakai ketika kita ingin menunjukkan sesuatu secara spesifik di antara beberapa kemungkinan. Karena itu, partikel ini sering muncul dalam kalimat yang menggambarkan situasi yang sedang terjadi saat ini, atau untuk menyatakan sesuatu secara terpisah dari hal-hal lain di sekitarnya.

    Contohnya dalam kalimat ini, dipakai karena kelompok anak-anak itu dipilih secara spesifik dari sekian banyak kemungkinan kelompok lain yang bisa saja digambarkan. Jadi, fokusnya jatuh pada 'anak-anak di lingkungan' tersebut, bukan kelompok lain.

    Perhatian

    jarang dipakai untuk menggambarkan sesuatu tentang diri sendiri, kecuali jika kamu memang ingin membandingkan diri dengan orang lain. Kalau kamu ingin bicara tentang diri sendiri secara umum, partikel akan terdengar lebih alami (meskipun begitu, tentu ada pengecualian juga).

Detail


Seperti yang baru saja kita pelajari, は mengangkat suatu topik lalu memberikan informasi tentangnya, sedangkan が cenderung menekankan hal yang muncul sebelumnya. Mari kita lihat dua cara penggunaan ini dalam praktik.

Menyorot dengan が

Bayangkan ada lampu sorot yang menerangi sebuah panggung. は adalah panggungnya (topik yang sedang dibicarakan), sedangkan が adalah lampu sorot yang menerangi pemeran tertentu (subjek yang ingin ditonjolkan).

Hal ini paling mudah terlihat saat mengajukan atau menjawab pertanyaan seperti 'Siapa?' atau 'Apa?'.

Kita akan mempelajari lebih lanjut tentang kata tanya seperti (だれ) 'siapa' nanti!

Mempersempit Fokus

Terkadang, は dan が dapat muncul dalam kalimat yang sama. Pola ini sangat umum dan sering digunakan untuk menjelaskan bagian tubuh atau sifat seseorang.

Di sini, は memberi tahu kita bahwa yang sedang dibicarakan adalah Honda. Kemudian, が mempersempit fokus untuk menunjukkan secara spesifik 'apa' dari Honda yang tinggi ((たか)い), yaitu tinggi badannya (()).

Siapa yang Ada di Kelas?


    --:--

    たかし:「あれは(あたら)しい留学生(りゅうがくせい)ですか?」

    エミリー:「うん(わたし)友達(ともだち)です。(かれ)(あたま)がいいです!」

    トミー:「(ぼく)(あたま)がいいです!!!」

    たかし:「...。」

    たかし:「あの綺麗(きれい)(おんな)(ひと)留学生(りゅうがくせい)ですか?」

    エミリー:「彼女(かのじょ)日本人(にほんじん)(わたし)大好(だいす)きな先生(せんせい)です!面白(おもしろ)い、(たの)しい授業(じゅぎょう)先生(せんせい)!」

    トミー:「(ぼく)先生(せんせい)()き!」

    たかし:「(ぼく)(しず)かな授業(じゅぎょう)がいいです...。」

    たかし:「()(ひく)(おんな)()学生(がくせい)?」

    トミー:「(あお)帽子(ぼうし)(おんな)()?」

    たかし:「うん。」

    トミー:「彼女(かのじょ)先生(せんせい)子供(こども)!」

    エミリー:「かわいい!」