Panduan N5
P2: Siapa yang Melakukan Itu?
Menambahkan 'subjek' ke dalam kalimat
Siapa yang Melakukan Itu?
Dalam Panduan ini, kita akan mengenal partikel penanda subjek が.
Sesuai namanya, partikel ini menandai 'subjek' secara tata bahasa dalam sebuah kalimat. Kita akan mempelajari apa sebenarnya yang dimaksud dengan subjek, sekaligus melihat perbedaan dasar antara は dan が serta bagaimana keduanya dapat digunakan bersama.
Tata Bahasa dalam Panduan Ini
が
Partikel penanda subjek, Partikel identifikasi
が adalah partikel yang dipakai untuk menandai subjek dalam kalimat bahasa Jepang. Artinya, が menunjukkan siapa/apa yang melakukan suatu tindakan, atau siapa/apa yang memiliki suatu ciri atau keadaan tertentu (terutama kalau informasi itu belum diketahui oleh pendengar).
Dalam kedua kalimat ini, が memberikan fokus pada hal yang melakukan tindakan atau yang sedang berada dalam kondisi tertentu (berbeda dengan hal-hal lain). Karena itu, が sering dipakai untuk menyoroti bagian sebelum partikel tersebut, sedangkan は lebih menyoroti bagian setelahnya.
Kalau diterjemahkan secara langsung, kalimat seperti '(A)が(B)' bisa dibayangkan sebagai 'yang (B) adalah (A)'. Pola seperti ini membantu kita memahami kenapa が menandai hal yang jadi fokus informasi. Sedangkan untuk kalimat seperti '(A)は(B)' bisa dibayangkan sebagai 'kalau (A), maka (B)'. Dan lagi, pola seperti ini membantu kita memahami bagaimana は menjadikan (A) sebagai topik yang akan dijelaskan lebih lanjut dengan (B). Tentu saja, ini cuma cara sederhana untuk membayangkan polanya di awal. Nanti, setelah makin banyak contoh, kamu akan terbiasa membedakan が dan は tanpa perlu rumus seperti ini
が juga dipakai ketika kita ingin menunjukkan sesuatu secara spesifik di antara beberapa kemungkinan. Karena itu, partikel ini sering muncul dalam kalimat yang menggambarkan situasi yang sedang terjadi saat ini, atau untuk menyatakan sesuatu secara terpisah dari hal-hal lain di sekitarnya.
Contohnya dalam kalimat ini, が dipakai karena kelompok anak-anak itu dipilih secara spesifik dari sekian banyak kemungkinan kelompok lain yang bisa saja digambarkan. Jadi, fokusnya jatuh pada 'anak-anak di lingkungan' tersebut, bukan kelompok lain.
Perhatian
が jarang dipakai untuk menggambarkan sesuatu tentang diri sendiri, kecuali jika kamu memang ingin membandingkan diri dengan orang lain. Kalau kamu ingin bicara tentang diri sendiri secara umum, partikel は akan terdengar lebih alami (meskipun begitu, tentu ada pengecualian juga).
Detail
Seperti yang baru saja kita pelajari, は mengangkat suatu topik lalu memberikan informasi tentangnya, sedangkan が cenderung menekankan hal yang muncul sebelumnya. Mari kita lihat dua cara penggunaan ini dalam praktik.
Menyorot dengan が
Bayangkan ada lampu sorot yang menerangi sebuah panggung. は adalah panggungnya (topik yang sedang dibicarakan), sedangkan が adalah lampu sorot yang menerangi pemeran tertentu (subjek yang ingin ditonjolkan).
Hal ini paling mudah terlihat saat mengajukan atau menjawab pertanyaan seperti 'Siapa?' atau 'Apa?'.
Kita akan mempelajari lebih lanjut tentang kata tanya seperti 誰 'siapa' nanti!
Mempersempit Fokus
Terkadang, は dan が dapat muncul dalam kalimat yang sama. Pola ini sangat umum dan sering digunakan untuk menjelaskan bagian tubuh atau sifat seseorang.
Di sini, は memberi tahu kita bahwa yang sedang dibicarakan adalah Honda. Kemudian, が mempersempit fokus untuk menunjukkan secara spesifik 'apa' dari Honda yang tinggi (高い), yaitu tinggi badannya (背).
Siapa yang Ada di Kelas?
--:--
たかし:「あれは新しい留学生ですか?」
エミリー:「うん!私の友達です。彼は頭がいいです!」
トミー:「僕も頭がいいです!!!」
たかし:「...。」
たかし:「あの綺麗な女の人も留学生ですか?」
エミリー:「彼女は日本人。私が大好きな先生です!面白い、楽しい授業の先生!」
トミー:「僕も先生が好き!」
たかし:「僕は静かな授業がいいです...。」
たかし:「背が低い女の子は学生?」
トミー:「青い帽子の女の子?」
たかし:「うん。」
トミー:「彼女は先生の子供!」
エミリー:「かわいい!」