Info Tata Bahasa
N4 Pelajaran 6: 8/16
~て (Alasan dan Penyebab)Dan・Lalu, Karena, Disebabkan oleh, Sejak, Konjungtif
Perhatikan bahwa Verb[て] + すみません menggunakan bentuk て ini
Struktur
Kata Kerja[て]+ Frasa
Kata Sifat-い[て]+ Frasa
Kata Sifat-な + で + Frasa
Kata Benda + で + Frasa
Pengecualian:
いい → よくて + B
Rincian
Standar
Tentang Kata Kerja[て] + B
Salah satu fungsi partikel penghubung て dalam bahasa Jepang adalah untuk menyatakan hubungan sebab yang mirip dengan 'karena' atau 'sehingga'. Pola (A) て (B) biasanya digunakan ketika isi pernyataan (B) merupakan keadaan atau perasaan yang berada di luar kendali pembicara.
Karena itu, て pada pola ini tidak digunakan untuk menyampaikan alasan yang berasal dari keputusan sadar atau niat pembicara.
Untuk menggunakan pola ini, kata kerja atau kata sifat-い dikonjugasikan ke bentuk-て lalu diikuti oleh frasa (B). Sementara itu, untuk kata benda dan kata sifat-な, partikel で digunakan sebagai gantinya.
Fakta Menarik
Nuansa 'karena' pada penggunaan て (atau で) di sini bukan berasal dari arti baru partikel tersebut, melainkan dari sifat frasa (B) yang menyatakan keadaan atau perasaan yang tidak dapat dikendalikan.
Dengan kata lain, jika hasil pada (B) berada di luar kendali pembicara, maka (A) secara alami dipahami sebagai penyebabnya. Contohnya:
(A) て 困る - Keadaan 'merasa kesulitan' tidak dapat dikendalikan, sehingga (A) dipahami sebagai penyebabnya.
(A) て 嬉しい - Perasaan 'senang' tidak dapat dikendalikan, sehingga (A) dipahami sebagai penyebabnya.
(A) て 大変 - 'Mengalami kesulitan' bukan sesuatu yang dapat dikendalikan, sehingga (A) dipahami sebagai penyebabnya.
(A) て びっくり - 'Terkejut' terjadi di luar kendali, sehingga (A) dipahami sebagai penyebabnya.
(A) て 疲れている - 'Merasa lelah' bukan keputusan sadar, sehingga (A) dipahami sebagai penyebabnya.
(A) て 心配 - 'Merasa cemas' tidak dapat dikendalikan, sehingga (A) dipahami sebagai penyebabnya.
Banyak kata lain yang menyatakan keadaan atau perasaan serupa juga akan memunculkan nuansa ini. Ungkapan てすみません menggunakan pola yang sama, karena すみません mengekspresikan perasaan pembicara terhadap situasi yang tidak dapat ia ubah.
Terkait
Cakupan Kosakata
Semua kosakata Bunpro yang muncul di item ini.
Contoh
--:--
文字も小さすぎて読めないよ。
Hurufnya terlalu kecil sehingga aku tidak dapat membacanya. (Aku tidak dapat membacanya karena hurufnya terlalu kecil)
部屋が綺麗でのんびりできます。
Saya bisa bersantai karena kamarnya bersih. (Kamarnya bersih dan saya bisa bersantai)
メアリーがアメリカに帰って悲しいです。
Mary pulang ke Amerika dan saya sedih. (Saya sedih karena Mary pulang ke Amerika)
おとなしさんは病気で参加できませんでした。
Pak Otonashi sakit dan tidak dapat ikut. (Pak Otonashi tidak dapat ikut karena sakit)
おっちゃんのコンサートは雨で中止になった。
Konser O-chan dibatalkan karena hujan. (Hujan turun dan konser O-chan dibatalkan)
Dapatkan lebih banyak contoh kalimat!
Pengguna Premium dapat mengakses hingga 12 contoh kalimat untuk setiap Tata Bahasa.
Kalimat Belajar Mandiri
Online
Belum ada materi Online untuk 「Kata Kerja[て] + B」。
Kamu dapat . Materi selalu diperbarui, jadi kembali lagi nanti untuk melihat yang baru!
Offline
Belum ada materi Offline untuk 「Kata Kerja[て] + B」。
Kamu dapat . Materi selalu diperbarui, jadi kembali lagi nanti untuk melihat yang baru!
Lacak Materi Belajarmu!
Bunpro melacak semua materi yang telah kamu kunjungi dan menawarkan penanda buku relevan dari buku fisik untuk membantu pelacakan offline.
Kata Kerja[て] + B – Diskusi Tata Bahasa
Balasan Terbaru (total 17)

nekoyama
I don’t think there is a big difference in meaning. That’s why bunpro will not mark you wrong if you enter なので. It just asks for a different answer because it wants to make sure you remember this grammar point, and not just any way to say “because”.

electrosuccess
In example " 先週、インフルエンザに___、仕事を休んだのです。", the verb to be conjugated is “かかる”. The hint says that it’s ichidan verb. However, the correct answer is かかって, not かかて. According to jisho, it is a godan verb, so it appears that the hint is wrong. Is that right?

Hwesta
In the example sentence 虫歯で歯が痛い how is the で different from で (by) or で (means and manner) or the the general sense of:
で is a particle that has several different uses in Japanese. At its core, it is always used to highlight something that is ‘required’ to perform some sort of action.
Something like “the cavity (as required context or means), teeth hurt”