Make and use the polite and negative form of verbs

I Won't Be Doing That! (Politely)


In this Topic, we're going to learn how to take auxiliary verbs and attach them to regular verbs.

Auxiliary verbs are dependent words (words that cannot be used unless attached to something) that group with regular words to change their meaning or nuance. In this lesson, we will focus on ます and ない. ます allows us to convey verbs politely, while ない will allow us to say that something is ‘not’ happening.

We will also see the polite negative form (ません) and the semi-polite negative form (ないです).

Tata Bahasa dalam Panduan Ini

Mulai Belajar
  • ます

    Akhiran Kata Kerja Bentuk Sopan

  • Dalam pengajaran bahasa Jepang tradisional, ます diperkenalkan sebagai sesuatu yang dilekatkan pada kata kerja untuk membentuk 'bentuk sopan'. Meskipun ini benar, melihat lebih dekat apa itu ます sendiri akan membantu kita memahami konsep ini dengan lebih jelas.

    ます adalah kata kerja bantu, yaitu kata yang melekat pada kata lain untuk mengubah makna atau nuansanya. Dalam kasus ます, perubahan ini terjadi pada kata kerja dan menghasilkan bentuk sopan. Untuk menggunakannya, kata kerja diubah terlebih dahulu, lalu ます ditambahkan di akhir.

    Karena sebagian besar pembelajar menemui ます di tahap awal, bentuk ini sering disebut sebagai 'bentuk ます' atau 'stem ます' dalam berbagai sumber, karena cara ini lebih mudah dipahami dalam praktik.

    Secara sederhana, ます pada kata kerja memiliki peran yang mirip dengan です pada kata benda dan kata sifat. Keduanya merupakan kata kerja bantu, dan bersama-sama membentuk dasar bahasa Jepang yang sopan.

    Perhatian

    Secara umum, です dan ます muncul di akhir kalimat. Namun, ini bukan aturan mutlak, karena dalam bahasa yang sangat sopan, keduanya kadang digunakan sebelum partikel penghubung seperti yang berarti 'tetapi'.

    Fakta Menarik

    Diperkirakan bahwa ます berasal dari (まい)らす yang berarti 'melakukan dengan rendah hati'. Seiring waktu, bentuk ini berubah menjadi まらす, kemudian まっす, dan akhirnya menjadi ます. Kata (まい)る sendiri adalah kata kerja rendah hati yang berarti 'datang', dan masih sering digunakan dalam bahasa Jepang modern.

    Fakta Menarik

    Kamu juga akan sering mendengar bentuk imperatif dari ます, yaitu ませ, dalam berbagai ungkapan tetap. Hal ini akan dibahas dalam pelajaran khusus tentang ませ.

    N5 Tata Bahasa

  • Kata Kerja-る (Negatif)

    Tidak / Tidak akan

  • Seperti yang telah kamu pelajari sebelumnya, kata kerja-る mempunyai pola perubahan bentuk yang sederhana dan konsisten. Untuk membuat bentuk negatifnya, kamu cukup menghapus る di akhir kata kerja, lalu menambahkan ない (untuk versi kasual) atau ません (untuk versi sopan).

    Biasanya, ない dan ません diterjemahkan sebagai 'tidak'. Tetapi keduanya bisa mempunyai beberapa nuansa tergantung konteks. Misalnya: 'tidak biasanya dilakukan' (don't), 'secara sengaja tidak dilakukan' (won't), atau 'tidak mampu dilakukan' (can't).

    Baik ない maupun ません termasuk kata kerja bantu. Misalnya, bentuk ます sendiri akan berubah menjadi ません saat kamu membuat kalimat negatif dalam bentuk sopan. Karena itu, keduanya punya aturan perubahan bentuknya tersendiri (misalnya ない bisa berubah menjadi なかった untuk bentuk lampau).

    Ada juga bentuk sopan yang lebih ringan. Bentuk ini dibentuk dengan menggunakan ない, lalu menambahkan です. Di sini, です hanya dipakai untuk menandakan kesopanan. Jadi, ないです terdengar lebih santai dan tidak sekaku ません.

    Perhatian

    Kata ない yang dipakai untuk membentuk bentuk negatif dari kata sifat adalah kata yang berbeda, dan bentuknya mengikuti aturan kata sifat-い, bukan kata kerja bantu. Jadi hati-hati jangan tertukar, ya!

    N5 Tata Bahasa

  • Kata Kerja-う (Negatif)

    Tidak / Tidak akan

  • Untuk membuat bentuk negatif dari kata kerja-う, kamu cukup mengubah kana terakhir dari kata kerja, lalu menambahkan bentuk negatif seperti ない (untuk versi kasual) atau ません (untuk versi sopan).

    Seperti yang bisa kamu lihat, perubahan kana sebelum ない dan ません berbeda. Kalau ingin memakai ない, ubah kana terakhir yang berbunyi う menjadi versi yang berbunyi あ. Tapi kalau ingin memakai ません, ubah menjadi versi yang berbunyi い.

    Namun ada pengecualian, jika kata kerjanya berakhir dengan kana う, jangan ubah jadi あ seperti biasa. Gantilah う dengan わ, lalu tambahkan ない.

    Biasanya, ない dan ません diterjemahkan sebagai 'tidak'. Tetapi keduanya bisa mempunyai beberapa nuansa tergantung konteks. Misalnya: 'tidak biasanya dilakukan' (don't), 'secara sengaja tidak dilakukan' (won't), atau 'tidak mampu dilakukan' (can't).

    Baik ない maupun ません termasuk kata kerja bantu. Misalnya, bentuk ます sendiri akan berubah menjadi ません saat kamu membuat kalimat negatif dalam bentuk sopan. Karena itu, keduanya punya aturan perubahan bentuknya tersendiri (misalnya ない bisa berubah menjadi なかった untuk bentuk lampau).

    Ada juga bentuk sopan yang lebih ringan. Bentuk ini dibentuk dengan menggunakan ない, lalu menambahkan です. Di sini, です hanya dipakai untuk menandakan kesopanan. Jadi, ないです terdengar lebih santai dan tidak sekaku ません.

    Perhatian

    Kata ない yang dipakai untuk membentuk bentuk negatif dari kata sifat adalah kata yang berbeda, dan bentuknya mengikuti aturan kata sifat-い, bukan kata kerja bantu. Jadi hati-hati jangan tertukar, ya!

    N5 Tata Bahasa

Detail


Although we've just seen the conjugation rules for how to attach ます, ません and ない, let's take a closer look at the mechanics behind this. It is simpler than it seems!

One and Five Row Verbs

First, let's remind ourselves how verbs conjugate. In Japanese, る-Verbs are called 'one row (一段(いちだん)) verbs’ and う-Verbs are called 'five row (五段(ごだん)) verbs’. This is due to how their conjugations behave on a standard kana table.

る-Verbs are called 'one row' as their possible endings are locked into only one row. The stem of a る-Verb will always end in an い or え sound. る-Verbs that have a stem ending in an い sound are called 'upper one row' verbs (上一段(かみいちだん)), and る-Verbs that have a stem ending in an え sound are called 'lower one row' verbs (下一段(しもいちだん)). This is because they occupy one row of the kana table, one being upper and one lower. We can clearly see this on the chart below.

This is an image of a standard hiragana chart that has been adapted to show how ichidan (る-Verb) conjugation works. It highlights the upper and lower ichidan conjugation (上一段 and 下一段). The upper ichidan conjugation is the i row (い row) and the lower ichidan conjugation is the e row (え row). On those rows, there are examples of ichidan verbs (る-Verbs) and how their conjugation/stems are formed by dropping る. The verbs sit in the cells along with the kana, with the relevant kana and/or highlighted when it is part of the conjugation. This is an image of a standard hiragana chart that has been adapted to show how ichidan (る-Verb) conjugation works. It highlights the upper and lower ichidan conjugation (上一段 and 下一段). The upper ichidan conjugation is the i row (い row) and the lower ichidan conjugation is the e row (え row). On those rows, there are examples of ichidan verbs (る-Verbs) and how their conjugation/stems are formed by dropping る. The verbs sit in the cells along with the kana, with the relevant kana and/or highlighted when it is part of the conjugation.

On the other hand, う-Verbs are called 'five row' verbs as their possible conjugations cover all five rows of the kana table, which we can see below.

This is an image of a standard hiragana chart that has been adapted to show how godan (う-Verb) conjugation works. It highlights the う row, indicating the variety of う sound ending kana which make up the possible endings of godan verbs. Where applicable, each cell is populated by an example word conjugated with the final kana (the conjugated part) highlighted. For example, the な column has 死な・死に・死ぬ・死ね・死の, with the kana highlighted. This is an image of a standard hiragana chart that has been adapted to show how godan (う-Verb) conjugation works. It highlights the う row, indicating the variety of う sound ending kana which make up the possible endings of godan verbs. Where applicable, each cell is populated by an example word conjugated with the final kana (the conjugated part) highlighted. For example, the な column has 死な・死に・死ぬ・死ね・死の, with the kana highlighted.

So, we end up with a series of possible forms to which auxiliary verbs can attach, the simple one for る-Verbs and the slightly more complicated one for う-Verbs.

For る-Verbs, we end up with a multi-purpose stem.

食べ
    • + …
    • + …
    • + …
    • + …
    • + …

る-Verb

一段動詞

For う-Verbs, we end up with five possible conjugations, corresponding to the columns and rows on the kana table above. In this case, we have the possibilities for (はな)す 'to speak'.

    • + …
    • + …
    • + …
    • + …
    • + …

う-Verb

五段動詞

Add A Little Something...

Once we have the correct starting form, we simply glue whichever auxiliary verb we want to use onto the appropriate conjugation. For example, we now know ます and ない (and the negative form of ます, ません).

食べ
    • ない+です
    • ます
    • + …
    • + …

る-Verb

一段動詞

(はな)
    • ない+です
    • ます
    • + …
    • + …
    • + …

う-Verb

五段動詞

Drill! Drill! DRILL!

Learning verb conjugation can feel a little tricky at first, but luckily, Japanese conjugation is overall very predictable. It can be picked up quickly with a little practice.

In Topics which cover conjugation rules there will be a link to our conjugation game, Kaijugation! Follow the link below to further practice the conjugation covered in this Topic.

In the Garden with Mom


    --:--

    (むすめ):「これは()?」

    (はは):「うん!(さくら)()。」

    (むすめ):「(さくら)()(おお)きいね!(はな)()く?」

    (はは):「そう!(はる)(はな)()くよ!今日(きょう)()かないよ。」

    (むすめ):「今日(きょう)(はな)()えない?」

    (はは):「そうです。(あき)(はな)()えません。(はる)(はな)(ひら)くよ。」

    (むすめ):「(はや)くきれいな(はな)()しいね〜!」