Panduan N5
P7: て Time
Become familiar with more uses of て and ている
て Time
In this Topic, we're going to learn about another way ている is used, and also about the てから pattern. With these, we'll expand how we can connect verbs and describe the world.
With this use of ている, we will be able to talk about states (results of actions). And with てから, we will be able to emphasize the strict order of actions.
Tata Bahasa dalam Panduan Ini
ている②
Sedang berada dalam keadaan, Sudah terjadi
Seperti yang sudah dibahas dalam pelajaran ている sebelumnya, bentuk ini dipakai untuk menunjukkan bahwa seseorang atau sesuatu sedang berada dalam keadaan 'melakukan' suatu tindakan (kata kerja) yang muncul sebelum bentuk て. Dalam pelajaran kali ini, kita akan fokus pada beberapa kata kerja yang, bila dipakai bersama ている, bisa menunjukkan bahwa seseorang atau sesuatu sedang 'berada dalam kondisi setelah (A) dilakukan' atau 'hasil dari suatu tindakan yang sudah terjadi'.
Dalam bahasa Indonesia (dan juga dalam bahasa Inggris), kata kerja seperti 'mulai', 'datang', 'meninggal', atau 'marah' biasanya muncul dalam bentuk lampau, sesuatu 'sudah mulai', 'sudah datang', 'sudah meninggal', dan seterusnya. Tapi dalam bahasa Jepang, cara berpikirnya agak berbeda. Begitu sesuatu marah, maka ia berada dalam keadaan 'sedang marah'. Begitu seseorang meninggal, maka ia berada dalam keadaan 'sedang meninggal' (dalam artian sudah meninggal, dan kini dalam kondisi tersebut). Begitu sesuatu sudah dimulai, maka ia ada dalam keadaan 'sedang berlangsung'. Jadi, yang ditekankan adalah 'keadaan sekarang' akibat dari aksi itu, bukan hanya bahwa aksinya sudah terjadi.
Meskipun terdengar janggal dalam bahasa Indonesia untuk mengatakan 'sedang meninggal', ini membantu kita memahami bahwa bentuk ている tidak selalu menunjukkan aksi yang sedang berlangsung, tapi bisa menunjukkan keadaan hasil dari aksi tersebut.
Fakta Menarik
Salah satu cara paling mudah untuk menebak apakah sebuah kata kerja akan memakai bentuk ている atau bentuk lampau biasa, adalah dengan bertanya: “Apakah hal ini bisa terjadi dua kali?” Misalnya, sesuatu tidak bisa 'dimulai' dua kali, jadi akan memakai ている. Seseorang tidak bisa 'meninggal' dua kali, jadi juga memakai ている. Tips ini memang tidak berlaku untuk semua kata kerja, tapi cukup akurat untuk lebih dari 90% kasus penggunaan bentuk ini.
Pianonya sudah jatuh dan sekarang masih berada di lantai, karena kondisinya masih seperti itu. Karena tidak bisa 'jatuh' dua kali, maka dipakai bentuk ている.
Kata Kerja + て+ B
Dan, Dan lalu, Kemudian (urutan)
Bentuk て dari kata kerja, ketika dipakai untuk menyambung dua tindakan, biasanya diterjemahkan sebagai 'kemudian' atau 'lalu'. Pola ini dipakai dalam bahasa Jepang untuk menyatakan untuk menyatakan bahwa suatu tindakan terjadi setelah tindakan sebelumnya selesai.
Perhatian
Pola ini dipakai untuk menyebutkan kejadian yang terjadi secara berurutan, misalnya, 'Saya melakukan (A), lalu (B), kemudian (C)'. Jika ingin menyebutkan kejadian tanpa urutan tertentu, kamu perlu pakai pola lain, seperti たり~たりする, yang dipakai dalam kalimat seperti 'Saya melakukan hal-hal seperti (C), lalu (A), dan juga (B)!'
てから
Setelah...selesai, Setelah...terjadi, Setelah melakukan
Untuk menyatakan bahwa suatu hal terjadi 'setelah' hal lain selesai dilakukan, kita akan menggunakan てから. Ekspresi ini sering diterjemahkan sebagai 'setelah melakukan (A), maka (B)'.
Perbedaan antara てから dan bentuk て biasa yang diikuti oleh kata kerja lain, てから menekankan bahwa aksi (A) perlu dilakukan dulu supaya (B) dapat terjadi.
Perhatian
から dapat dipakai setelah hampir semua bentuk kata kerja. Namun, hanya てから yang berarti 'setelah (A), (B)'. Sementara bentuk seperti たから dan るから lebih sering berarti 'karena'.
Detail
Let's take a closer look at て, and think about Japanese verbs to illuminate why ている appears to mean different things with different verbs.
What's Going On?
We've previously discussed the difference between aspect (if something is ongoing or not) and tense (the time it happened). To help us understand the uses of ている, let's see how different verbs handle 'aspect'.
Verbs can be split into different groups based on how they express aspect, which is also reflected in how they use ている. For example, we have now learned how ている can be used for an ongoing action and, also, for ongoing states (resultant states).
In both cases, something is 'ongoing'. For verbs which express continuous actions, the action is ongoing. For verbs which express instantaneous actions, the resultant state of the action is also considered to be ongoing.
To ている Or Not To ている
There are also verbs which generally do not use the ている form. These verbs represent states which do not have an 'instant' where there is a before/after. They just 'exist' without a start or finish.
And, finally, there are verbs which are essentially always used with ている. These verbs tend to express characteristics or appearances rather than actions.
The State Of Things
In summary, there are broadly four ways to group verbs based on how they express aspect (whether something is ongoing or not). This is reflected in how ている is used.
The most important takeaway is that ている does not always mean 'doing right now'. Ideally, think of ている as 'The action is alive/active'. Sometimes that means the movement is active (like eating), and sometimes it means the result is active (like being married).
You Saw What!
--:--
あつし:「死んでいる人を見た…。」
姉:「どこで見たの?」
あつし:「学校から家に帰る道で見た。雪が降っているから、学校でスキーをしたんだ。」
姉:「うんうん。」
あつし:「そこにめちゃ怒っている男の人と悲しんでいる女の人がいたよ。とても太っている男の人とカバの絵のTシャツを着ている女の人。二人が車の椅子の下から黒い袋を引き出しているのを見た。」
姉:「え!?」
あつし:「スキーをしてからレストランに行って、そこで牛丼の大盛りを食べたんだ。お母さんと電話した。お母さんは、会議が終わってから家に帰るから今日は帰るのが遅いって言ってたけど、この話をしてから今から帰るねって。」
姉:「そうなんだ。大丈夫よ。お姉ちゃんがいるからね。」