Panduan N5
P3: Semua Ada Tempatnya
Memperluas pemahaman tentang partikel
Semua Ada Tempatnya
Dalam Panduan ini, kita akan mempelajari penggunaan partikel で dan に untuk menunjukkan lokasi. Kita juga akan melihat penggunaan と yang dapat berarti 'dengan' atau 'dan'.
Dengan mempelajari penggunaan partikel-partikel ini, kita akan mulai bisa membuat kalimat yang lebih kompleks.
Tata Bahasa dalam Panduan Ini
-
先生に聞いてみる。Aku coba tanyakan kepada guru.
で
Di
で adalah partikel dalam bahasa Jepang yang punya beberapa fungsi berbeda, tapi intinya dipakai untuk menunjukkan hal atau tempat yang diperlukan dalam suatu tindakan. Salah satu penggunaan paling umum dari で adalah untuk menunjukkan tempat terjadinya suatu aksi, dan bisa diterjemahkan sebagai 'di' dalam bahasa Indonesia.
Dalam kalimat-kalimat ini, tempatnya penting supaya tindakan itu bisa dilakukan atau hasilnya tercapai. Ini berbeda dengan partikel に, yang lebih menekankan tempat sebagai tujuan dari tindakan. Coba bayangkan (A) adalah tempat, dan (B) adalah tindakan. Kalau pakai で, berarti tempat (A) dipakai untuk melakukan tindakan (B). Tapi kalau pakai に, tempat (A) hanya jadi tujuan dari tindakan (B).
Pada contoh pertama, に menunjukkan tempat di mana seseorang berada. Tapi, tindakannya (misalnya hanya berdiri di taman) tidak bergantung pada tempat itu sendiri. Sementara itu, pada contoh kedua, tindakan BBQ-nya justru bergantung pada tempatnya, karena mungkin hanya taman itu yang punya fasilitas untuk BBQ-an.
に
Di, Ke, Untuk, Pada, Sebagai
に adalah salah satu partikel yang cukup menantang untuk dikuasai karena bisa punya banyak arti tergantung konteks. Dalam bahasa Indonesia, に sering diterjemahkan sebagai 'di', 'ke', 'pada', 'untuk', dan 'sebagai'. Supaya lebih jelas, mari kita lihat contoh penggunaannya masing-masing.
Walaupun contoh-contoh ini awalnya bisa terasa membingungkan, sebenarnya kamu bisa menganggap bahwa に selalu memiliki satu makna dasar, yaitu sebagai 'titik akhir' dari suatu tindakan. Artinya, apapun tindakannya, hanya bisa dianggap selesai (atau terjadi dengan benar) setelah kamu sampai, berada, atau sedang berada di tempat atau waktu yang disebut dalam kalimat.
Kata kerja seperti 住む (tinggal/berdiam) sering bikin bingung para pelajar karena menggunakan に, bukan で. Tapi ini sebenarnya masuk akal, karena に menunjukkan tujuan akhir suatu tindakan. Tinggal itu baru bisa 'selesai' kalau kamu benar-benar di tempat itu. Jadi, に sangat cocok untuk kata kerja seperti 住む atau 泊まる.
と
Dengan
Dalam pelajaran kedua kita tentang と, kita akan membahas arti と sebagai 'dengan' yang sering muncul saat partikel ini dipakai. と menunjukkan adanya hubungan antara (A) dan (B), baik itu diterjemahkan sebagai 'dan' atau 'dengan' dalam bahasa Indonesia.
Singkatnya, jika sebuah kata benda diikuti oleh と, berarti orang atau benda tersebut ikut terlibat dalam aksi yang sama, atau berada di tempat yang sama.
Saat と dipakai sebagai 'dengan', artinya semua orang atau benda yang disebut bersama-sama terlibat dalam suatu tindakan. Sebaliknya, partikel に lebih menunjukkan bahwa seseorang adalah target atau tujuan dari suatu tindakan, sehingga kesannya menjadi lebih searah atau satu pihak saja yang 'melakukan'.
Dari contoh ini, kamu bisa melihat perbedaannya: kalau menggunakan と, berarti dua-duanya saling berbicara, menjadi percakapan dua arah (bilateral). Tapi kalau pakai に, artinya kamu berbicara kepada orang itu saja. Dia belum tentu membalas atau aktif ikut dalam percakapan, jadi lebih searah saja (unilateral).
Detail
Meskipun partikel merupakan kata-kata kecil, kita sudah melihat bahwa partikel dapat membawa banyak makna. Sekarang, mari kita melihat lebih dekat perbedaan antara で dan に saat digunakan untuk menunjukkan lokasi, serta bagaimana perubahan posisi と dapat memengaruhi makna sebuah kalimat.
Tempat dan Tujuan
Seperti yang baru saja kita pelajari, に cenderung berfokus pada tujuan akhir, seperti tujuan perpindahan atau sasaran suatu tindakan. Sementara itu, で lebih berfokus pada tempat berlangsungnya suatu tindakan.
Saat digunakan untuk menunjukkan lokasi, で menunjukkan tempat terjadinya suatu tindakan.
Di sisi lain, に memiliki dua penggunaan utama saat digunakan dengan lokasi. Pertama, saat digunakan dengan kata kerja yang menunjukkan perpindahan, に menunjukkan tujuan dari perpindahan tersebut.
Kedua, saat digunakan dengan kata kerja yang menunjukkan keberadaan, に menunjukkan tempat keberadaan sesuatu. Mungkin terlihat seperti で seharusnya dapat digunakan di sini, tetapi penggunaan tersebut terdengar tidak alami karena kata kerjanya berfokus pada keadaan atau keberadaan, bukan pada tindakan yang dilakukan di suatu tempat. Kita dapat melihat perbedaannya dengan lebih jelas melalui contoh-contoh di bawah ini.
Tidak perlu menghafal semua hal yang dibahas dalam Panduan ini sekaligus. Kita akan kembali mempelajari で dan に dalam Panduan-Panduan berikutnya!
Bareng Aku?
Terakhir, mari kita melihat と. Kita sudah mempelajari bahwa と dapat berarti 'dan' saat menghubungkan kata benda, atau 'dengan' saat menunjukkan seseorang yang melakukan suatu tindakan bersama orang lain. Namun, terkadang urutan kata dalam kalimat dapat mengubah nuansanya. Mari kita lihat bagaimana hal ini bekerja.
Ketika suatu tindakan dilakukan secara timbal balik, yaitu sesuatu yang dilakukan oleh dua orang satu sama lain, seperti menikah atau bertengkar, posisi partikel dapat mengubah fokus kalimat.
Di sisi lain, jika suatu tindakan hanya dapat dilakukan sendiri atau biasanya dilakukan secara terpisah, maknanya menjadi jelas. Pola (A) と (B) は akan berarti 'A dan B'.
Mungkin hal ini terlihat sedikit rumit saat semua contohnya ditampilkan bersamaan seperti ini, tetapi dalam percakapan sebenarnya, konteks biasanya akan membuat maknanya menjadi jelas!
Di Stasiun
--:--
さくら:「おはよう!えみちゃん!駅の入口はここ?」
えみ:「おはよう、さくらちゃん!ここは出口だよ!入口はあそこ!」
さくら:「ありがとう!今日も図書館に行く?」
えみ:「ううん!今日は学校の友達と公園でバーベキューをする!さくらちゃんは?」
さくら:「私は、お母さんと妹と一緒に旅館に行くよ!私とお母さんはそこで働く。私は旅館でピザを作るよ!」
えみ:「旅館は遠い?お母さんと一緒にピザを作る?」
さくら:「旅館は近いよ。お母さんは旅館で日本語を教えるよ!妹はそこで日本語を習う!」
えみ:「面白いね!私も、お姉ちゃんの誕生日にその旅館に泊まるよ!」
さくら:「じゃあ私はこの電車に乗るね。」
えみ:「行ってらっしゃい!」