Panduan N4
P7: Do Me a Favor
Do Me a Favor
In this Topic, we’re going to learn how to use directional giving and receiving words with verbs (あげる, くれる, and もらう) in combination with the て-form. We will also learn about なさい, which is used to give commands. In the Details section we will remind ourselves of how the directionality and logic of giving and receiving words work in Japanese, including the idea of in and out-groups.
Tata Bahasa dalam Panduan Ini
てあげる
Melakukan sesuatu untuk seseorang, Sebagai bantuan untuk
Pola てあげる digunakan untuk menyatakan bahwa seseorang melakukan suatu tindakan demi kepentingan orang lain. Bentuk ini dibuat dengan menggabungkan partikel konjungtif て dengan kata kerja あげる.
Secara makna, てあげる menunjukkan bahwa pelaku merasa sedang 'memberi' bantuan atau kebaikan melalui tindakan tersebut. Karena itu, ungkapan ini sering diterjemahkan sebagai 'melakukan (A) untuk (B)' atau 'melakukan (A) sebagai bantuan bagi (B)'.
Orang yang menerima tindakan ditandai dengan partikel に, sedangkan pelaku tindakan (jika disebutkan) ditandai dengan が.
Perhatian
Dalam bahasa Jepang modern, てあげる dapat terdengar merendahkan jika digunakan kepada orang yang lebih tinggi statusnya. Hal ini karena bentuk ini menekankan sudut pandang pelaku sebagai pihak yang 'memberi' bantuan.
Oleh karena itu, てあげる sebaiknya dihindari ketika berbicara kepada atasan atau dalam situasi formal, kecuali jika konteksnya benar-benar mendukung.
Fakta Menarik
Pada awalnya, kata kerja やる digunakan untuk memberi makan hewan atau menyiram tanaman. Seiring waktu, sebagian orang mulai menggunakan あげる untuk tujuan yang sama karena terdengar lebih 'sopan'.
Namun, secara historis hal ini justru menimbulkan kesan negatif bagi sebagian orang, karena あげる ikut digunakan dalam konteks hewan dan tanaman.
Saat ini, bentuk てやる hampir tidak pernah digunakan, kecuali antara orang-orang yang sangat dekat dan biasanya dengan nada bercanda.
てくれる
Melakukan sesuatu untuk seseorang (biasanya untuk Anda)
Kata kerja くれる digunakan untuk menyatakan bahwa sesuatu diberikan 'kepada pembicara' atau kepada orang yang berada dalam lingkaran dekat pembicara. Karena itu, setiap tindakan yang menggunakan てくれる selalu dipahami dari sudut pandang penerima manfaat.
Dengan mengubah kata kerja ke bentuk-て lalu mengikutinya dengan くれる, pola てくれる menyatakan bahwa seseorang melakukan suatu tindakan 'untuk pembicara' (atau untuk orang yang dekat dengan pembicara).
Dalam hal ini, てくれる merupakan kebalikan dari てあげる. Jika てあげる menyoroti sudut pandang orang yang memberi bantuan, てくれる justru menyoroti sudut pandang orang yang menerima bantuan tersebut.
Ungkapan ini sering diterjemahkan sebagai 'seseorang melakukan (A) untukku', atau dalam bentuk pertanyaan, 'bisakah kamu melakukan (A) untukku?'.
Dalam permintaan yang santai, てくれる dapat dipendekkan menjadi てくれ. Bentuk ini terdengar sangat kasual, sehingga hanya pantas digunakan kepada orang yang benar-benar akrab.
Fakta Menarik
Di antara berbagai ungkapan untuk meminta bantuan, てくれる termasuk yang paling santai. Bentuk てもらう terdengar sedikit lebih sopan, sedangkan ていただく merupakan bentuk paling sopan karena menggunakan bahasa rendah hati.
てもらう
Meminta seseorang untuk melakukan, Meminta seseorang melakukan
Pola てもらう digunakan untuk menyatakan bahwa pembicara 'menerima suatu tindakan dari orang lain'. Dibandingkan dengan てくれる, bentuk ini terdengar lebih langsung karena menempatkan fokus pada sudut pandang penerima, bukan pada niat baik orang yang melakukan tindakan tersebut.
Dalam pola てもらう, orang yang melakukan tindakan ditandai dengan partikel に, sedangkan penerima tindakan (yang biasanya adalah pembicara) ditandai dengan が atau は.
Dalam bahasa Indonesia, pola ini sering dipahami sebagai 'meminta seseorang melakukan (A) untuk saya' atau 'mendapatkan seseorang untuk melakukan (A)'. Secara harfiah, maknanya adalah 'menerima tindakan (A)'.
てもらう juga sangat umum digunakan ketika menerima layanan atau jasa, misalnya dari dokter, pegawai, atau profesional lainnya. Dalam situasi seperti ini, penggunaan てくれる dapat terdengar seolah-olah tindakan tersebut merupakan kebaikan pribadi, sehingga てもらう terasa lebih netral dan alami.
なさい
Perintah untuk melakukan
なさい adalah bentuk perintah dari なさる, yaitu kata kerja bahasa hormat yang digunakan untuk menyoroti tindakan orang lain (bukan pembicara).
Meskipun berasal dari bentuk hormat, なさい tetap merupakan sebuah perintah. Karena itu, bentuk ini tidak digunakan kepada atasan. Sebaliknya, なさい paling sering digunakan oleh orang tua, guru, atau pihak yang berada pada posisi lebih tinggi kepada anak-anak atau bawahan.
Untuk membentuk なさい, kata kerjanya cukup dihubungkan dengan bentuk-ます tanpa ます-nya (bentuk dasar ます).
Dalam percakapan yang lebih santai, なさい sering dipendekkan menjadi な. Bentuk ini terdengar lebih kasual dan biasanya digunakan kepada teman sebaya, atau oleh orang yang lebih tua kepada yang lebih muda.
Perhatian
Perlu diperhatikan bahwa terdapat dua bentuk な yang berbeda. Bentuk な sebagai singkatan dari なさい digunakan dengan bentuk dasar ます dan bermakna 'lakukan'.
Sementara itu, な sebagai larangan bermakna 'jangan', dan selalu digunakan dengan bentuk kamus kata kerja. Kedua bentuk ini terlihat sama, tetapi fungsi dan strukturnya berbeda.
Detail
When we initially learned about あげる, くれる, and もらう in N5, we learned about how their direction and use is determined by in and out-groups. Let’s revisit this again, now that we know more Japanese!
Are You In or Are You Out?
The basic concept of in and out-groups is simple. An in-group (内) is anyone close to the speaker, and an out-group (外) is anyone not close to the speaker. This distance could be physical, psychological or temporal. Who is in your in and out-group is contextual. For example, at work when speaking to a client, the company you work for will be your in-group, but when speaking to a close friend and complaining about your boss,the boundary of your in-group shrinks just to you and your friend. In all cases, the most fundamental in-group is the speaker themselves, on their own, with everyone else in the out-group.
In N5 we learned that あげる is used when giving something to someone in your out-group, くれる is used when someone in your out-group gives something to someone in your in-group, and もらう is used when someone in your in-group receives something. This same logic still applies when using the て-form with these words. Let’s look at a couple of examples.
In Topics directly coming up we will learn more about Japanese polite, respectful and humble language. The concepts of in and out-groups and directionality will be very important for understanding those future Topics.
Could You Do Me a Favor?
Because these words keep track of ‘favors’, they are incredibly common in daily Japanese. In fact, in many cases it will sound unnatural or cold if we don’t use them. This can be initially hard to grasp as they will often translate invisibly into English. In Japanese, gratitude is baked into the grammar itself.
As these patterns are so vital for showing empathy and social awareness, we will be applying them in more advanced ways in upcoming Topics! This will include more complex scenarios using humble language.